Sekitar bulan Juli yang lalu, pihak Xbox sempat mengonfirmasi rencana pembenahan skala besar berupa penutupan beberapa divisi pengembang serta pemutusan hubungan kerja terhadap pegawainya. Kurang lebih ada 4 studio terimbas dan sebanyak 1600 tenaga kerja yang ikut terdampak agenda tersebut.
Langkah penataan ulang perusahaan ini ternyata masih berlanjut. Kini Xbox kembali memberitahukan adanya efisiensi tim kerja sekaligus pergeseran orientasi sejumlah divisi internal. Lantas, seperti apa skala pemangkasan teranyar yang sedang bergulir ini?
Rincian Pemangkasan Tenaga Kerja Baru Xbox
Melalui publikasi di laman web resminya, pihak Xbox mengonfirmasi pemangkasan terhadap kurang lebih 268 jabatan di beragam lini. Area yang terimbas mencakup Halo Studios, sejumlah studio rekanan, jajaran manajemen Xbox Game Studio, hingga hierarki operasional kantor pusat perusahaan.
Keterangan resmi tersebut disampaikan langsung Chief Content Officer (CCO) Xbox, Matt Booty. Sang petinggi memberikan apresiasi atas segala kontribusi yang telah dipersembahkan seluruh staf, sembari menyadari betul beratnya situasi bagi mereka yang harus tereliminasi hari ini.
Kabar yang sangat mengejutkan datang dari pimpinan Halo Studios, Josh Daniels, yang masuk ke dalam daftar eliminasi. Daniels diketahui baru saja memperoleh kenaikan jabatan sebagai Director pada hari Senin lalu, namun kini posisinya langsung terpangkas akibat perampingan ini.
Di samping persoalan PHK, Matt Booty turut menguraikan strategi restrukturisasi studio secara menyeluruh. Target agenda ini yakni memperkokoh jajaran waralaba maupun proyek gim yang sudah ada, lewat efisiensi unit operasional yang lebih ringkas demi memusatkan kapasitas penerbitan.
Contohnya berupa perluasan fungsi Activision yang sekarang menaungi Rare, World’s Edge, beserta waralaba Halo. Lalu Bethesda diperluas untuk membawahi Obsidian, King ditugaskan menangani Microsoft Casual Games, serta peleburan Playground dan Turn 10 ke dalam satu payung studio tunggal.
Sebelumnya pada bulan Agustus, naungan Double Fine serta Compulsion telah resmi dilepas oleh Xbox. Sementara di bulan September sekarang, Undead Labs memutuskan berdiri mandiri, dan kelanjutan kerja sama Ninja Theory urung disepakati sehingga pengembang tersebut terancam ditutup.
Kini perombakan besar Xbox telah menyentuh kisaran 75% dari total keseluruhan target pengurangan tenaga kerja. Bila seluruh rencana selesai diimplementasikan, akumulasi pegawai yang terdampak diproyeksikan bakal menembus angka 3200 orang karyawan.
Simak terus aneka ulasan memikat Gamebrott lainnya seputar Berita ataupun tulisan orisinal karya Javier Ferdano. Untuk pertanyaan serta informasi lebih rinci, pembaca dapat mengirim pesan langsung ke [email protected]



