Rilisnya Gears of War: E-Day semestinya menjadi perayaan besar serta pencapaian membanggakan bagi The Coalition sebagai studio pengembang. Walaupun demikian, alih-alih diliputi kegembiraan atas peluncuran itu, atmosfer internal di tim kreator justru dicekam kecemasan mendalam mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diisukan bakal melanda. Mengapa kondisi ini dapat terjadi?
Faktor Penyebab Kecemasan PHK di Kalangan Kreator Gears of War: E-Day
Mengutip laporan investigasi Eurogamer, beredar kabar bahwa semangat kerja dari banyak pegawai studio The Coalition kini merosot drastis ke level terendah. Anggota staf yang tadinya yakin Xbox tetap memegang komitmen kuat terhadap kelangsungan studio, saat ini justru dirundung rasa skeptis dan pesimistis.
Kondisi kian runyam pada pekan lalu sewaktu Story Director Gears of War: E-Day, Juan Vaca, dipastikan terimbas pemecatan. Menurut beberapa narasumber internal, segelintir staf lain turut diberhentikan secara diam-diam selama rentang beberapa pekan pamungkas, memicu guncangan mental hebat dan rasa cemas berlebih bagi karyawan yang bertahan.
Kepanikan paling besar bagi para pengembang tidak terbatas pada ancaman pengangguran, melainkan juga risiko hangusnya hak bonus performa. Mirip kebijakan di sejumlah studio lain, The Coalition menetapkan aturan bonus berbasis nilai Metacritic, dengan tanggal pencairan pada ujung Oktober. Ketentuannya sangat tegas, penerima wajib memegang status pekerja tetap sewaktu dana dicairkan.
Mengingat rumor berembus kuat bahwa babak pemecatan lanjutan siap mengeksekusi seusai Gears of War: E-Day resmi dilepas ke publik, banyak staf merasa waswas Microsoft sengaja mendepak mereka menjelang tanggal transfer bonus demi menghindari pengeluaran kas tersebut.
Langkah Menahan Diri Para Pekerja Studio
Ketegangan kelam yang menyelimuti The Coalition tampak sangat berbanding terbalik dengan sanjungan luas terhadap Gears of War: E-Day, yang dinilai merupakan karya paling brilian waralaba ini dalam kurun waktu melampaui sepuluh tahun terakhir.
Daripada larut menikmati keberhasilan game garapan bersama, para pekerja sengaja menahan diri agar tidak berpesta pora setidaknya hingga melewati masa tiga bulan pascapeluncuran demi bersiap menghadapi kemungkinan buruk pemecatan mendadak.
Desas-desus liar kemudian mencuat luas, termasuk potensi peleburan The Coalition ke bawah kendali Activision, menyusul langkah peralihan yang baru saja dialami studio Halo Studios maupun Rare.
Seandainya Microsoft benar-benar melancarkan pemecatan massal selepas peluncuran game tembak-menembak tersebut hanya untuk menghemat kompensasi bonus, tindakan itu tak sekadar mencoreng citra korporasi di mata khalayak umum, namun juga meluluhlantakkan moralitas para kreator yang selama ini menjadi pilar utama kejayaan Xbox.
Simak pula aneka ulasan memikat Gamebrott lainnya seputar seri Gears of War serta ragam tulisan menarik gubahan Arif Gunawan. Apabila memerlukan penjelasan detail atau keperluan kerja sama, Anda dipersilakan menghubungi kontak [email protected].



