Uncategorized

Eks Developer Bethesda Sebut Starfield 2 Berpeluang Besar Batal Diproduksi, Ini Alasannya

Starfield 2 – Bethesda Game Studios mempunyai sederet judul populer yang menjadi pilar andalan mereka di industri permainan global. Seri Fallout, The Elder Scrolls, sampai proyek fiksi ilmiah teranyar yaitu Starfield tercatat memperkuat katalog pengembang ternama ini.

Walau pengembang saat ini tengah menggarap seri lanjutan Fallout serta Elder Scrolls, Starfield diprediksi tidak akan memperoleh langkah serupa seperti dua proyek raksasa terdahulu itu. Berdasarkan pandangan mantan developer Bethesda, Starfield 2 tampaknya berpeluang kecil untuk diproduksi. Mengapa hal demikian dapat terjadi?

Eks Pengembang Beberkan Peluang Starfield 2 Kemungkinan Tak Pernah Hadir

Berdasarkan wawancara bersama FRVR, mantan figur Lead System Designer Starfield Kurt Kuhlmann membahas studio tempatnya dahulu bernaung, Bethesda. Kuhlmann memaparkan bahwa prioritas utama studio saat ini tercurah pada proyek pengerjaan The Elder Scrolls 6.

Sedangkan terhadap game luar angkasa yang dahulu sempat ia tangani, Bethesda memang mengagendakan peluncuran konten tambahan DLC serta pembaruan rutin bagi Starfield. Namun ketika disinggung apakah studio berencana memproduksi sekuel di kemudian hari, Kurt mengaku ragu hal itu terwujud.

“Saya akan sangat kaget (jika ada sekuel). Menurut saya, Starfield tidak cukup sukses untuk mendapatkan Starfield 2,” tutur Kuhlmann.

Dirinya amat menyesalkan kondisi ini sebab menganggap performa Starfield belum mampu memenuhi gagasan awal Todd Howard, padahal edisi lanjutan berpotensi mewujudkan konsep utuh sang Director.

Bethesda kini terus merampungkan bermacam judul. Seiring pergeseran kebijakan internal Microsoft baru-baru ini, Bethesda tampaknya condong mengutamakan penggarapan dua waralaba utama, Fallout dan The Elder Scrolls, ketimbang Starfield.

Simak terus ulasan menarik Gamebrott lainnya seputar Berita ataupun tulisan berbeda dari Javier Ferdano. Untuk informasi lanjut serta urusan lain, hubungi redaksi via [email protected].