BioWare – Electronic Arts kini bernaung di bawah kepemilikan konsorsium Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, membawa gelombang penyesuaian struktural besar-besaran di tubuh korporasi raksasa tersebut.
Dampak nyata dari transisi kepemilikan ini mulai terasa, di mana EA dilaporkan telah menutup BioWare, pengembang kenamaan di balik saga legendaris Mass Effect serta Dragon Age. Apa latar belakang langkah drastis ini?
Langkah Drastis EA Membubarkan BioWare
Berdasarkan laporan jurnalis Jason Schreier via Bloomberg, EA resmi mengambil langkah ekstrem untuk memutus hubungan kerja seluruh staf BioWare sekaligus menyudahi operasional studio. Ini menandai manuver masif perdana pasca akuisisi konsorsium PIF.
Sedikitnya 400 tenaga kerja terdampak pemangkasan ini, termasuk kurang lebih 50 staf di kantor pusat BioWare yang berlokasi di Edmonton, Kanada. Kebijakan pahit ini ditetapkan setelah evaluasi mendalam.
Mengutip memo internal yang disebarkan manajemen EA, tindakan penutupan tersebut merupakan kesimpulan evaluasi komprehensif terhadap performa finansial serta operasional BioWare sepanjang beberapa bulan belakangan.
“Di seluruh portofolio kami, kami membuat pilihan yang bertujuan untuk menyelaraskan talenta dan investasi di bidang-bidang yang kami lihat memiliki peluang terbesar bagi para pemain dan pertumbuhan jangka panjang.”
Pihak korporasi turut menegaskan komitmen mereka untuk terus mendanai lini game olahraga, menyusul konfirmasi seri Fight Night teranyar, sembari memprioritaskan waralaba unggulan seperti Apex Legends, Battlefield, dan Star Wars Jedi.
Kabar burung sebelumnya menyebut DICE tengah berdiskusi meracik judul Star Wars mutakhir yang diduga Star Wars Battlefront 3, sementara Respawn dirumorkan sedang menggarap kelanjutan seri Star Wars Jedi.
Seiring pembubaran BioWare, EA secara resmi menyetop pengerjaan proyek game Mass Effect berikutnya secara permanen tanpa mengalihkan pengembangannya ke studio lain di bawah bendera mereka.
Simak terus kabar atraktif Gamebrott lainnya seputar Berita game terkini atau tulisan dari Javier Ferdano. Untuk kebutuhan informasi lebih mendalam dan kerja sama, hubungi [email protected].


