Destiny Remaster – Pihak Bungie sebelumnya sempat mengabarkan bahwa perjalanan semesta Destiny belum berakhir. Pengembang ini berniat menghadirkan kembali konten lawas Destiny 2 sekaligus merancang ekspansi masa depan untuk waralaba andalan mereka.
Sekarang, muncul perbincangan hangat seputar peluang lahirnya Destiny Remaster. Pasalnya, salah satu petinggi studio tampak berminat mengangkat kembali judul legendaris itu lewat sentuhan visual modern.
Sinyal Minat Bos Bungie pada Destiny Remaster
Head of Product Bungie, Josh Deane, belum lama ini meneruskan unggahan melalui platform Twitter/X. Cuitan tersebut memuat klip video kreasi penggemar yang memutar seri Destiny pertama dengan kualitas 4K 60fps serta 105 FOV di perangkat PC.
Komentar sang eksekutif lantas memicu kehebohan komunitas. Ia menyebut tayangan tersebut tampak memikat, sembari melontarkan rasa penasarannya mengenai apakah rilisan versi tersebut bakal menuai kesuksesan besar jika benar-benar dirilis.
Paul Tassi, jurnalis Forbes yang terkenal akurat mengenai serial ini, memandang interaksi tersebut sebagai petunjuk paling nyata bahwa Bungie kemungkinan tengah menimbang rencana menghidupkan Destiny 1.
Tassi menambahkan gagasan pembaruan ini sebenarnya telah bergulir lama. Ditambah lagi, Sony selaku induk perusahaan studio kerap meluncurkan versi pembaruan grafis pada portofolio gim mereka, membuat peluang proyek ini terwujud semakin terbuka.
Tingkat keaktifan pemain pada edisi perdana tercatat melonjak usai kabar penyetopan pembaruan Destiny 2 tersiar. Langkah penutupan tersebut pada akhirnya dibatalkan Bungie usai mempertimbangkan masukan komunitas loyalis mereka.
Kendati respon Josh Deane mungkin cuma guyonan santai, komitmen studio membesarkan seri ini memicu optimisme fans akan hadirnya Destiny 1 Remastered. Walau demikian, seluruh kabar ini murni spekulasi lantaran Bungie maupun Sony belum mengeluarkan konfirmasi resmi.
Simak pula kabar seru Gamebrott lainnya seputar Berita beserta tulisan anyar Javier Ferdano. Untuk informasi lebih lanjut dan pertanyaan lainnya, hubungi kami di [email protected].



