Blind Descent, sebuah judul game survival open-world anyar berfitur co-op, telah dipastikan segera meluncur ke fase early access. Kisah permainan ini berpusat pada tim ekspedisi yang mengemban misi penjelajahan di Mars demi menemukan rekan-rekan mereka yang raib.
Akan tetapi, misi penelusuran tersebut mendadak berubah menjadi upaya keras untuk bertahan hidup sembari menyesuaikan diri di daratan asing. Simak rincian kabar selengkapnya berikut ini!
Pengumuman Fase Early Access Blind Descent
Pengembang Pokuch secara resmi mengumumkan peluncuran tahap early access Blind Descent via platform Steam. Edisi awal ini siap menyuguhkan mekanisme pendirian pangkalan, penjelajahan, aspek vital survival, sekaligus sebagian penggalan alur narasi.
Plot cerita dalam game survival ini diperkirakan memakan durasi bermain sekitar 10 sampai 15 jam. Mayoritas narasi dihadirkan lewat berbagai petunjuk tersembunyi di lingkungan, yang memacu para pemain menyusuri tiap sudut Mars.
Kendati demikian, proses peracikan game tetap berlangsung menuju rilis penuh versi 1.0. Pihak pengembang berniat menuntaskan seluruh jalan cerita campaign, bersamaan dengan penambahan area bioma, jenis monster, hingga sistem permainan anyar.
Fase Early Access Blind Descent dijadwalkan berlangsung mulai 2 Desember 2026 dan direncanakan berjalan selama sekitar satu tahun. Walau begitu, kepastian jadwal dapat bergeser bergantung pada saran serta evaluasi komunitas pemain nantinya.
Sampai sekarang, Blind Descent sukses menghimpun 300.000 Wishlist di Steam, sebuah rekor impresif untuk studio indie. Banyak penikmat game menjulukinya gabungan antara Subnautica dan The Forest, menjadikannya tontonan yang sangat pantas dinanti.
Bagaimana tanggapan kalian mengenai proyek ini, brott?
Simak terus ulasan seru Gamebrott lainnya seputar Berita Game atau karya lain tulisan Sofie Diana. Untuk detail serta pertanyaan lebih jauh, hubungi kami via [email protected]


