Uncategorized

Gara-Gara Hellraiser: Revival, Kanal YouTube Leaker Ini Kena Ban Permanen

Peluncuran game Hellraiser: Revival pada 8 Oktober lalu disambut antusias oleh para gamer. Banyak kreator konten segera memainkan judul ini demi memuaskan rasa penasaran audiens, namun langkah tersebut justru berujung pada penutupan paksa akun milik seorang YouTuber.

Kanal YouTuber Dihapus Akibat Hellraiser: Revival

Nasib buruk ini menimpa leaker Assassin’s Creed terkenal, j0nathan. Melalui platform X miliknya, ia mengungkapkan kabar mengenai pemblokiran permanen saluran YouTube pribadinya usai mengunggah video game tersebut.

Awalnya, YouTube melayangkan peringatan terhadap konten Hellraiser: Revival unggahannya lantaran dinilai memuat adegan terbuka, lalu menghapus tayangan itu secara sepihak. Selang beberapa hari, seluruh kanal miliknya bahkan ikut dibersihkan. Sang kreator menegaskan bahwa rekaman gameplay berdurasi satu jam tersebut telah disensor dengan cermat.

Kendati tindakan sensor sudah dilakukan, kanal j0nathan tetap dilenyapkan. Ironisnya, sejumlah konten kreator lain yang mengunggah materi gameplay serupa secara vulgar tanpa sensor sama sekali justru terhindar dari sanksi.

Pada Jumat (9/10) kemarin, j0nathan membagikan tangkapan layar surat resmi YouTube. Pihak platform menegaskan dirinya telah melanggar pedoman seputar materi vulgar serta seksual, sehingga hukuman pemusnahan akun dijatuhkan.

j0nathan menyebut insiden ini adalah sanksi perdana sekaligus terberat sepanjang kariernya berkreasi di internet. Ia kembali memperjelas bahwa video yang dituduh melanggar norma kesusilaan hanyalah gameplay biasa selama 60 menit yang telah ditutupi bagian sensitifnya.

Kini, sang leaker berencana mengajukan permohonan banding agar YouTube memeriksa kembali perkaranya, bahkan siap melangkah ke ranah hukum mendampingi pengacaranya. Bagaimana pandangan kalian mengenai insiden ini, Brott?

Temukan kabar seru Gamebrott lainnya seputar Berita Game atau karya tulisan dari Nadia Haudina. Hubungi kami untuk kerja sama melalui [email protected].